Saatnya berlibur ke Ciater! Tempat wisata yang satu ini memang tak
pernah sepi baik di hari biasa maupun di musim liburan. Wisatawan yang
datang pun tak hanya dari area Jawa Barat namun dari kota-kota besar di
Indonesia serta turis mancanegara pun kerap terlihat di area wisata
Ciater. Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandian air panasnya,
air panas yang dihasilkan di tempat ini bersumber dari kawah gunung
Tangkuban Perahu. Gunung Tangkuban Perahu terletak tidak jauh dari
Ciater dan juga merupakan objek wisata yang terkenal di Bandung. Menurut
para penduduk setempat, air yang berasal dari kawah gunung ini, tidak
hanya dialirkan ke pemandian Ciater, tapi juga dipergunakan sebagai
sarana pengairan sawah. Menurut para petani setempat, hasil tani menjadi
lebih baik dibandingkan dengan pengairan menggunakan air biasa. Sumber
mata air panas tersebut dialirkan ke beberapa tempat di sepanjang
pemandian ini, antara lain ke dalam bentuk kolam renang, kolam berendam,
kamar mandi dan lain-lain. Area pemandian air panas Ciater ini memiliki
luas sekitar 30 hektar dengan dilengkapi berbagai macam fasilitas untuk
kepuasan pengunjung berlibur. Sejatinya, yang menjadi daya tarik utama
adalah tempat berendam air panas dimana Anda sekeluarga bisa berendam
bersama dengan rileks sambil menikmati indahnya suasana pegunungan di
tanah Pasundan itu.
Sekikas sejarah tentang daerah Ciater adalah sebuah hutan yang oleh sebagian warga dikenal angker, pohon yang banyak terdapat di hutan tersebut dikenal dengan nama pohon Ater. Sebuah kisah menceritakan bahwa ada seseorang yang ingin menebang pohon tersebut, namun dari cabang pohon yang dipotong itu memancar air dengan deras. Kejadian ini menjadi sebuah anugerah bagi masyarakat setempat yang pada waktu itu kekurangan air bersih. Air yang memancar tersebut diyakini warga setempat berkhasiat untuk mengobati penyakit terutama penyakit kulit. Lalu daerah itu diberi nama Ciater yang mana artinya adalah air yang memancar. Sejak saat itu Ciater menjadi terkenal dan dijadikan tempat pemandian air panas. Pada tahun 1968 pemerintah setempat mulai mengembangkan daerah ini untuk menjadi tempat wisata yang potensial.
Sekikas sejarah tentang daerah Ciater adalah sebuah hutan yang oleh sebagian warga dikenal angker, pohon yang banyak terdapat di hutan tersebut dikenal dengan nama pohon Ater. Sebuah kisah menceritakan bahwa ada seseorang yang ingin menebang pohon tersebut, namun dari cabang pohon yang dipotong itu memancar air dengan deras. Kejadian ini menjadi sebuah anugerah bagi masyarakat setempat yang pada waktu itu kekurangan air bersih. Air yang memancar tersebut diyakini warga setempat berkhasiat untuk mengobati penyakit terutama penyakit kulit. Lalu daerah itu diberi nama Ciater yang mana artinya adalah air yang memancar. Sejak saat itu Ciater menjadi terkenal dan dijadikan tempat pemandian air panas. Pada tahun 1968 pemerintah setempat mulai mengembangkan daerah ini untuk menjadi tempat wisata yang potensial.
Keistimewaan dari pemandian air hangat ini memang bertahan sampai
sekarang, banyak orang yang datang ke tempat ini untuk tujuan kesehatan.
Selain penyakit kulit, air panas Ciater juga berkhasiat untuk mengobati
rematik,gangguan syaraf, penyakit tulang, serta penyembuhan
penyakit-penyakit yang disebabkan tekanan darah tinggi. Hal ini
dimungkinkan karena air yang dialiri dari gunung tersebut memiliki kadar
belerang yang ideal untuk kesehatan, apalagi jika terapi air panas ini
dilakukan secara rutin maka akan lebih terasa khasiatnya. Maka untuk
menunjang dari kebutuhan terapi ini, Ciater menyediakan tempat khusus
untuk terapi pengobatan berbagai penyakit. Tidak hanya terapi kesehatan
namun juga wisata alam yang masih murni akan Anda dapatkan di Ciater.
Hamparan kebun teh membentang sejauh mata memandang, seperti karpet bumi
yang berwarna hijau. Udara khas pegunungan yang masih bersih dari
polusi menjadikan pikiran kembali segar, serta suasana khas pedesaan dan
warga yang ramah tamah membuat kepenatan Anda seketika hilang. Setelah
tiba di Ciater, Anda dapat memilih beberapa tempat yang menyediakan
pemandian air panas. Selain kolam untuk berenang, disini juga
disediakankamar-kamar khusus untuk berendam, fasilitas ini lebih menjaga
privasi pengunjung sehingga kita bisa berendam sepuasnya tanpa ada
orang lain.
Selain pemandian air panas, berbagai macam fasilitas permainan juga
tersedia di kawasan ini seperti arung jeram, memancing,berkuda,
bersepeda, hingga berjalan di sepanjang perkebunan teh juga dapat
menjadi kegiatan yang mengasyikkan. Hampir di setiap minggunya
berdatangan rombongan bus dari kota-kota besar hanya untuk menikmati
berjalan di kebun teh sambil menghirup udara Ciater yang segar. Biaya
untuk masuk ke kawasan pemandian Ciater adalah sekitar 25 ribu per
orang, namun harga tersebut belum termasuk menikmati berbagai macam
fasilitas yang ada di dalam. Sebagai tempat wisata yang sangat
diandalkan pemerintah, Ciater memiliki fasilitas pendukung yang sangat
lengkap mulai dari area parkir yang luas, tempat ibadah, wisata kuliner,
sampai ke penginapan atau hotel. Bahkan untuk perusahaan yang ingin
mengadakan kegiatan outing di tempat ini juga disediakan fasilitas
seperti ruang meeting yang dilengkapi dengan fasilitas internet.
Untuk datang ke tempat ini tidaklah sulit karena Ciater menjadi titik
temu di jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Subang dan Kabupaten
Bandung. Jika Anda berangkat dari arah Bandung, maka Anda dapat
mengambil arah Lembang terlebih dahulu lalu belok kiri setelah melewati
simpang pasar Lembang, perjalanan menuju pemandian Ciater ditempuh
kira-kira 15 menit. Namun jika Anda berangkat dari arah Subang, maka
akan memakan waktu kira-kira 30 menit setelah melewati kota Subang.
Namun jika Anda memilih untuk menggunakan kendaraan umum, Anda dapat
menaiki angkot dengan tujuan akhir Ledeng, lalu dilanjutkan dengan
menaiki angkot jurusan akhir Lembang. Setelah tiba di terminal Lembang,
Anda harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot jurusan
Lembang-Subang, lalu kira-kira setengah jam kemudian Anda dapat meminta
berhenti di jalan Cagak dimana lokasi pemandian air panas Ciater berada.
Selain membawa pakaian ganti setelah berendam, jangan lupa untuk
membawa pakaian hangat saat datang ke Ciater, karena suasana nya akan
menjadi semakin sejuk di saat malam hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar