Langkah - Langkah Pemesanan Tiket : 1. Cari Penerbangan di Menu di bawah. 2. Pilih Penerbangan yang akan digunakan, setelah itu masukkan data penumpang. 3. Lakukan konfirmasi ke : 081322793674 / 085777710842 / PIN : 29F91245 untuk proses issued.
Cari Penerbangan
15 Oktober 2014
TANGKUBAN PERAHU - LEMBANG (JABAR)
Setiap orang yang pergi ke Bandung, nama daerah Lembang selalu ada di dalam daftar wajib kunjungan mereka. Sebenarnya apa sih yang menjadi daya tarik dari kota Lembang? Selain udaranya yang sejuk dan kuliner yang lezat ternyata tempat wisata Tangkuban Perahu menjadi alasan orang-orang untuk menuju Lembang. Sejarah dari tempat ini juga menjadi daya tariknya, dimana alkisah gunung Tangkuban Perahu ini adalah dari kapal raksasa yang ditendang Sangkuriang karena kemarahannya kepada cinta sejati sekaligus ibu kandungnya, yaitu Dayang Sumbi. Kapal yang ditendang ini jatuh dalam keadaan menelungkub sehingga disebutlah dengan Tangkuban Perahu (perahu yang menelungkub) Lokasi wisata Tangkuban Perahu terletak di jalan Raya Tangkuban Perahu No. 147, Lembang – Bandung Utara. Banyak cara untuk mencapai tempat ini, jika Anda memakai mobil pribadi, setelah melewati pusat kota Lembang silahkan ambil arah Utara menuju Ciater atau Subang.
Tempat ini letaknya berdekatan dengan pemandian air panas Ciater yang juga terkenal. Secara geografis, Tangkuban Perahu sangat strategis karena dapat dicapai dari tiga jalur, yakni: 1. Jika dari daerah : Tentu kita harus terbang dengan pesawat menuju Jakarta. Setelah sampai Jakarta, naik travel atau DAMRI yang jurusan Bandung. Sesampainya di Bandung, pilihlah alernatif nomer 2 menuju Tangkuban Perahu. 2. Dari arah Selatan : Bandung- Lembang – Tangkuban Perahu sejauh ± 29 km. 3. Dari arah Barat Daya : Cimahi – Cisarua – Parongpong – Lembang – Tangkuban Perahu. 4. Dari arah Utara : Subang – Jalan Cagak – Tangkuban Parahu, ± 31 km. Untuk Anda yang senang bertualang dan camping dapat menempuh jalur Jayagiri. Turun sebelum Pasar Lembang kemudian jalan kaki menuju gerbang Jayagiri dilanjutkan perjalanan menuju kawasan Jayagiri. Di kawasan ini kita dapat camping dengan suasana yang sejuk alami, atau bisa langsung menuju Tangkuban Perahu. Sedangkan untuk Anda yang ingin kesana dengan kendaraan umum, Anda bisa naik dari terminal Cicaheum maupun dari Jalan Merdeka ke terminal Ledeng (ongkos: Rp. 4.000 dan Rp. 3.000, masing-masing, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit kalau tidak macet). Dari terminal Ledeng naik angkot jurusan Bandung-Subang dan berhenti di depan pintu masuk utama Tangkuban Perahu (tarif: Rp. 15.000) Pilihan lainnnya yaitu dengan naik angkot dari Stasiun Hall di pusat kota Bandung ke Lembang (tarif: Rp. 10.000). Dari Lembang naik angkot ke Cikole (ongkos: Rp. 3.000 selama 30 menit perjalanan) dan dilanjutkan dengan naik angkot jurusan Bandung-Subang ke pintu masuk utama Tangkuban Perahu. Dari sana, Anda bisa naik transportasi lokal ke Kawah Ratu dengan tarif: Rp.5.000 (untuk pulang pergi), namun Anda harus bersabar karena pada umumnya angkot akan berangkat jika muatannya sudah atau hampir penuh. Menyewa mobil dari Lembang ke kawah bisa menjadi alternatif yang mungkin bisa dipertimbangkan (biaya nya sekitar Rp.25.000/orang) . Perjalanan seakan tidak terasa karena sepanjang jalan menuju Tangkuban perahu, di kiri kanan jalan Anda akan melihat hamparan hijaunya kebun teh dan juga barisan pohon pinus. Sesampainya disana Anda akan disambut oleh maraknya pedagang souvenir dan oleh-oleh yang menawarkan berbagai macam barang. Mulai dari cincin, topi, mainan anak, sampai alat musik angklung juga mereka tawarkan. Sedikit saran jika Anda memang tidak berminat tidak perlu memegang barang dagangan tersebut untuk menghindari tawaran dari sang pedagang yang tidak kenal menyerah. Namun jika Anda memang berminat membeli, Anda bisa membelinya kapan saja saat mau pulang nanti. Anda tidak mau menelusuri Tangkuban perahu sambil menenteng barang souvenir yang berat itu bukan? Jika Anda baru pertama kali datang ke Tangkuban Perahu dan ingin mengenal dengan jelas seluk beluk nya, carilah pemandu wisata yang resmi di Pusat Informasi Wisatawan. Jangan sampai salah meminta bantuan dari pemandu yang tidak resmi. Ciri-ciri pemandu wisata Tangkuban Perahu yang resmi adalah mereka memakai kartu pengenal dan juga memakai jaket resmi yang bertuliskan Local Guide Tangkuban Perahu. Biaya yang harus dikeluarkan sekitar 300.000 per jam (perorangan), pemandu tersebut akan menemani Anda berwisata mengitari gunung Tangkuban Perahu dan kawah-kawah di sekelilingnya. Sepanjang perjalanan Anda akan menelusuri jalan yang cukup melelahkan karena trek nya yang naik dan turun. Persiapkan diri Anda dengan baik. Pakailah pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Memakai sandal tidak disarankan untuk menghindari kaki lecet. Pakailah topi untuk menangkal terik matahari, dan jangan lupa membawa minuman dingin serta kamera saku Anda. Di sepanjang kawasan Tangkuban Perahu dipasang pagar kayu yang fungsinya selain untuk menunjukkan arah, juga untuk keamanan dari para wisatawan. Beberapa kawah di area tersebut mengeluarkan asap belerang yang kurang baik untuk kita. Bahkan ada kawah yang dilarang untuk dituruni karena bau asapnya mengandung racun. Perhatikan petunjuk dari pemandu wisata Anda, atau jika Anda tidak menggunakan jasa pemandu wisata, perhatikan kebanyakan wisatawan untuk mengetahui tempat-tempat mana saja yang aman untuk dituruni. Usahakan perjalanan Anda selesai sebelum gelap, perhitungkan waktu untuk kembali ke tempat semula sebelum gelap. Perlu diperhatikan jika Anda pergi bersama rombongan, jangan terlepas dari rombongan Anda, sinyal HP sering tidak terdapat di area ini. Masih belum puas mengagumi keindahan Tangkuban Perahu? Jangan kuatir, Anda bisa mencari tempat untuk menginap di sekitar tempat tersebut. Kembalilah ke jalan besar maka beberapa tempat menginap siap menerima Anda dengan pemandangan yang asri dan sejuk. Harga yang ditawarkan sekitar 300.000 sampai ke 800.000 permalam, tergantung dari kualitas hotel tersebut. Jika Anda ingin mencari alternatif tempat menginap yang murah, coba pergi ke arah perkampungan penduduk di Ciater. Dengan kemampuan negosiasi yang baik, Anda bisa menumpang tidur nyenyak dengan harga kurang dari 200 ribu saja.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar